Shock Ketika Hidup di Jerman

Sebelum memutuskan berangkat ke Jerman banyak hal yang perlu kita persiapkan. Hal yang penting juga untuk dipersiapkan adalah mental.

Jangan lekas percaya jika ada yang bilang belajar di Jerman itu yang ada adalah hal-hal yang enak-enak. Yah, kita tahu sendiri kan bahwa hidup di negri orang tentu akan beda rasanya dengan hidup di negara sendiri atau di kampung halaman. Kita tentu akan menghadapi budaya yang jauh berbeda, suasana yang jauh berbeda. Kita lahir di belahan dunia timur sementara yang akan kita tuju adalah benua eropa di barat sana. Kalau disini kita masih bisa malu-malu, molor-molorin waktu, jalan aja males-malesan, buang sampah seenaknya. hehehe… iya gak? Kalau disana kita akan menghadapi orang-orang yang disiplin, yang mandiri banget, cara berbicara yang tegas dan apa adanya (kalau gak suka ya gak suka), kesadarannya tinggi, jadi buang sampah pun di tempatnya dan suka kebersihan, dan mereka suka orang-orang yang nyambung diajak bicara, suka orang-orang yang pinter, alhasih yang lain akan jadi warga nomor dua.

Ups… jangan kecil hati, meski begitu kita tetap bangsa yang menjaga adat ketimuran yang baik. Tetaplah bawa adat ketimuran yang baik, tidak perlu ikut yang kurang baik dari orang-orang yang disana seperti seks bebas dan minum-minum. Dan… gak usah melotot kalau lihat ada orang-orang yang sesama jenis pada ciuman mesra. Hihihi…

Anda mungkin akan bingung juga ketika awal-awal berada di Jerman untuk hal-hal yang berhubungan dengan makanan. Ya, kalau Anda sudah kebiasaan jajan mie ayam, bakso, soto, dan masakan-masakan Indonesia yang lain, maka tentu Anda akan kangen berat sama makanan-makanan itu ketika berada di Jerman. Solusinya Anda bisa bikin sendiri dengan beli bahan-bahan di toko asia. Kalau mau enjoy aja dengan kondisi yang ada, Anda bisa juga mencoba masakan-masakan disana. Hitung-hitung nambah pengalaman pernah ngerasain berbagai masakan dunia. Kan gak lucu sudah sampai Jerman yang dicari malah bakso lagi bakso lagi. hehehe

Nah, kalau soal Bahasa, ini kadang juga yang jadi keluhan para student di Jerman. Ternyata banyak yang sudah les bahasa Jerman di Indonesia dan nilainya pun bagus tapi sampai sana masih kesulitan berkomunikasi. Wah, jika yang terjadi seperti itu bakalan bikin depresi nih. Kalau soal yang ini Anda tak perlu khawatir. Kami memiliki pengalaman. Di Arthadaya Anda harus bisa aktif berkomunikasi dengan Bahasa Jerman. Kami mempergunakan metode yang berbeda dengan yang diterapkan lembaga lain.

Jadi… yuk, hadapi semua dengan enjoy 🙂

Tagged with:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *